iklan responsif

Dampak Khulu dan Hukum Makruh Dalam Pernikahan


Khulu berasal dari bahasa arab yang di serap ke bahasa indonesia, khulu sendiri secara fikih ialah proses seorang istri meminta cerai kepada seorang suami sehingga secara etimologi khulu adalah melepas atau melepaskan diri. khulu sendiri umumnya perceraian yang dapat dibeli seorang istri kepada suami dengan maksud agar mengabulkan permintaan perceraiannya tersebut seperti istri minta cerai kepada suami tapi suami memberikan syarat perceraian dengan sang istri memberikan uang atau barang maka ketika istri mengabulkan dan mengiyakan maka perceraian sudah terjadi saat itu. namun biasanya khulu terjadi karena sang istri khawatir tidak dapat menjalankan perintah allah maka meminta cerai kepada suami atau sang suami takut dan khawatir ketika istrinya sudah tidak mau mengikuti perintah suaminya lagi sehingga sang suami takut melakukan perbuatan perbuatan yang dapat menyakiti sang istri seperti melakukan pemulukan dan penamparan maka suami mengajukan khulu itu diperbolehkan.


Hukum Khulu Bagi Penggunanya
Hukum khulu boleh dilakukan dengan beberapa syarat seperti suami yang baligh dan berakal serta sesuai dengan kemauannya, selain itu juga ada perkataan khuluk yang di tunjukan kepada sang istri, bayar khuluk atau tebusan yang telah disepakati kedua belah pihak. adapun khulu sendiri bisa menjadi Haram ketika khulu dikarenakan persoalany yang tidak syari seperti sang suami yang memiliki muka buruk rupa sehingga sang istri menjadi tidak bernafsu, maka khulu ini di haramkan.


Besarnya Tebusan Khulu
Sebagian beberapa ulama memiliki perbedaan pendapat tentang besarnya tebusan khulu yang harus diminta atau di kembalikan, sebagian ulama berpendapat besaran khulu tidak boleh melebihi niali dari mas kawain yang di berikan dan sebagian ulama lain memiliki pendapat bahwa tebusan khulu boleh diminta berapapun dan tidak ada batasan jumlahnya.

Dampak khulu Pada Umumnya
Dampak khulu berbeda dengan yang lainnya, ketika khulu sudah di tunjukan atau dikeluarkan maka suami tidak  bisa kembali kepada istrinya atau tidak bisa rujuk dengan istri walaupun itu talak satu. jika suami ingin kembali rujuk maka harus di lakukan pernikahan atau akad nikah baru bagi keduanya.




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel