iklan responsif

Penyebab Masuk Angin Terus Menerus dan Solusinya



Masuk angin sering sekali di derita oleh orang orang pada umumnya, penyakit ini sering kali di anggap biasa ketika kita belum makan atau perut dalam keadaan kosong. sering juga ketika keadaan dilingkungan dingin maka biasanya kita bisa terkena masuk angin. masuk angin juga biasanya dibarengi juga oleh demam, perut kembung dan badan pegal-pegal. sering kali masuk angin terjadi ketika pergantian musim dari musim panas ke musim hujan. sehingga ketika tubuh seseorang tidak siap maka akan terkena masuk angin.ketika musim hujan melanda dan saat tubuh kekurangan vitamin D sering kali juga mengakibatkan tubuh masuk angin. selain itu sering kali masuk angin juga memiliki berbagai penyakit yang mirip satu sama lain dengan penyakit lainnya. seperti gangguan pencernaan, infeksi saluran pernafasan seperti pilek, demam dan batuk juga mengakibatkan terjadinya masuk angin. selian itu ketika seseorang terkena demam berdarah efek dan ciri-ciri yang terjadi nya hampir sama dengan ketika seseorang terkena masuk angin, dan paling berbahaya adalah masuk angin ini juga mirip dengan penyakit jantung yang didderita seseorang.

Masuk Angin Duduk
Angin duduk merupakan masuk angin yang paling berbahaya dan mengakibatkan kematian jika tidak cepat di tangani,karena angina ini umumnya ditandai dengan sakit di bagian dada, dan terjadinya angina ini dikarenakan berkurangnya pasokan oksigen dalam tubuh ke aliran darah sehingga penyumbatan dalam darah yang membuat angina ini terjadi membuat penderitanya bisa mati dengan tiba-tiba. umunya gejala yang dapat kamu miliki ketika tubuh kamu terkena angin duduk adalah seperti sesak napas, mudah lelah, mudah pingsan, gelisah, dan nyeri di dada sampai menjulur ke leher dan belakang tangan. angin duduk terjadi di akibatkan oleh penyempitan pembuluh darah sehingga ketika pembuluh darah menyempit kamu akan mengalami hal hal tersebut di atas. nah buat kamu kamu yang terkena angin duduk wajib mewaspadai resiko kebiasaan yang memunculkan angin duduk seperti sakit jantung,kolestrol tinggi, diabetes, stres, serta obesitas. nah untuk mengatasi penyakit angina ini kamu bisa mengatasi nya dengan rajin berolahraga, tidak bergadang malam, tidak merokok, mengkonsumsi makanan yang bermanfaat untuk jantung, menghindari makanan yang berbahay bagi jantung.


Masuk Angin Saat Hamil
Ketika seorang wnaita hamil di awal memang memiliki gejala seperti masuk angin yaitu perut kembung, mual dan muntah. bisanya cara membedakan orang hamil muda dengan masuk angin adalah ketika seseorang hamil dan memiliki gejala masuk angin maka ketika meminum obat, rasa mual dan perut kembung tidak akan sembuh, maka dari itu biasanya kamu wajib membeli alat test kehamilan untuk mengetahui lebih pasti kamu masuk angin atau hamil.

Masuk Angin Pada Anak
Sering kali anak-anak juga mudah terserang masuk angin, dan ketika terjadi masuk angin biasanya anak akanlebih rewel dan lemas bergerak serta tidak mau makan, ketika kamu mengetuk perut anak maka akan terdengan seperti perut yang kembung loh dan biasanya juga di barengi dengan sariawan di mulut. ketika kamu mengetahui perut anak-anak kembung itu bisa pertanda masuk angin, kamu bisa mengoleskan minyak kayu putih dan mengurut-urut perut anak ya.


Cara Mengatasi Masuk Angin Tanpa Obat
Umumnya orang yang terkena masuk angin bisa meminum obat ramuan tolak angin, sedangkan secara tradisional biasnya tubuh dilakukan pengerokan baik menggunakan koin maupun menggunakan alat bekam sehingga tubuh yang mengalami masuk angin akan memerah dan angin keluar dari tubuh. bisa juga kamu meminum air hangat jahe yang di campur madu dapat membuang angin di lambung.


Cara Mencegah Masuk Angin
cara mencegah terbaik adalah dengan memperbanyak minum air putih, rajin olahraga, banyak minum vitamin C, beristirahat dengan cukup, serta mengenakan jaket tebal saat hujan atau kamu merasakan dingin di dalam ruangan atau luar ruangan. menghindari makanan dan minuman kafein yang menyebabkan perut kembung.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel