iklan responsif

Foto dan Postingan Veronica Koman Tersangka Kasus Papua Yang di Cari Interpol


Foto dan Postingan Veronica Koman Tersangka Kasus Papua Yang di Cari Interpol, minggu ini sedang ramai dibahas kasus yang menimpa aktivitas HAM yang selama ini selalu menyuarakan kemerdekaan di PAPUA, dia adalah veronica koman seorang wanita kelahiran medan 14 juni 1988 memiliki nama lengkap Veronica Koman Liau. Veronica sendiri merupakan alumni Universitas Pelita Harapan Jakarta dengan gelar sarjana hukum.

(sumber: tabloid-wani..com)

Veronica sendiri kerap menangani kegiatan dan bantuan hukum baik secara nasional maupun secara internasional, mulai afganistan sampai iran ia tangani. veronica juga seorang ahoxer yang sempat mendemo di LP cipinang dan mengatakan klo rezim jokowi lebih parah dibandingkan rezim SBY, sehingga pernyataan itu membuat Mendagri berang dan meminta veronica untuk meminta maaf.

Jejak digital veronica memang sangat banyak apalagi sejak kasus rasis yang menimpa mahasiswa papua di surabaya, kerap kali veronica di anggap menyebarkan video-video yang memprovokasi sehingga menyebabkan kerusuhan yang meluas di papua. akibat narasi, foto, video yang disebarkan baik ketika terjadinya ungkapan rasis di asrama papua maupun ketika terjadi kerusuhan di papua veronica kerap mengupload video yang di anggap melanggar UU ITE sehingga sampai saat ini di jadikan tersangka oleh Polda jawa timur dan  dibantu badan siber bareskrim untuk mencari keberadaan veronica di luar negri.

dalam penuturan dari Irjen Pol Luki Hermawan menuturkan bahwa postingan veronica terdapat 3 video yang membuatnya terkena dan terjerat pasat UUD ITE, UU KUHP 160, UU Nomer 40 tahun 2008, serta nomer 1 tahun 1946 tentang penghapusan ras dan etnis. dalam postingan itu veronica mengajak masyarakat untuk melakukan demontrasi turun ke jalan sehingga membuat kota terssebut sempat rusuh. di postingan yang lain veronica juga menyebarkan video di twiternya tentang polisi yang menembaki asrama papua serta gas air mata sehingga membuat mahasiswa papua tidak makan selam 24 jam. oleh karena video-videonya tersbut yang memprovokasi dan meresahkan akhirnya polda jawa timur menjerat Veronica koman dengan 4 pasal berlapis.

hingga berita ini di turunkan polda jawa timur masih mencari keberadaan veronica dengan bantuan interpol, barekrim, serta imigrasi. dalam KTP sendiri Veronica merupakan WNI namu keluarganya memang banyak berkaktivitas dan tinggal di luar negri. selain itu sejak veronica di tetapkan jadi tersangka, vero masih melakukan aktivitas mentweet dan meritwet status tentang papua.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel