iklan responsif

Hukum Berpacaran Dalam Mobil dan Berduan di Hotel Apakah Bisa di Grebek



Hukum Berpacaran Dalam Mobil dan Berduan di Hotel Apakah Bisa di Grebek. Sering kali remaja anak muda pernah melakukan kegiatan berbahaya seperti berduan dan berpacaran di dalam mobil sehingga mengakibatkan terjadinya hukum yang melanda keduanya karena melakukan aktifitas di tempat umum, jadi apakah yang berpacaran di dalam mobil tersebut bisa di razia dan di gerebek. dan apa hukumnya orang yang berbuat mesuk di dalam mobil.


Jadi dalam melihat fenomena ini kita harus berpatokan kepada hukum negara atau hukum postif, meskipun di dalam hukum kita bisa berbeda pendapat dan itu tidak masalah dan sah secara hukum karena ujungnya adalah putusan pengadilan yang menjadi patokan dalam menentukan sesuatu itu salah atau benar.

dalam kejadian perbuatan asusila di dalam mobil ada 2 pasal yang bisa dikenakan kedalam sana seperti pasal 284 KUHP tentang perjinahan, menurut kamus bahasa indonesia sendiri zina adalah perbuatan bersenggama antara laki-laki dan perempuan yang tidak terikat oleh hubungan pernikahan. ke 2 perbuatan bersenggama antara laki-laki yang terikat perkawinan dengan perempuan yang bukan istrinya atau seorang perempuan yang terikat perkawinan dengan seorang laki-laki yang tidak terikat perkawinan. dalam undang-undang KUHP ini di ancam dengan penjara paling lama 9 bulan. 

selanjutnya apakah yang melakukan mesuk di dalam mobil melakukan perzinahan atau pasangan bukan suami istri, sehingga hukum perzinahan ini adalah khusus untuk pasangan atau salah satu yang memiliki istri atau pasangan, sehingga laporan dalam kasus ini haruslah pasangannya yang melaporkan.

dalam pasal 281 KUHP jika melakukan hubungan intim atau dilakukanan oleh orang belum kawin dengan dasar suka sama suka di muka umum maka dapat di pidana berdasrkan pasal 281 KUHP dihukum penjara 2 tahun 8 bulan atau denda 4,5 juta rupiah. barang siapa di muka umum melanggar asusila di muka umum.

sehingga jika tidak dapat di lakukan pidanan di pasal 284 KUHO maka kamu bisa mengenakan dengan pasal 281 KUHP.

di muka umum berarti dilakukan secara terang-terangan atau di tempat orang banyak atau setidaknya bisa dilihat orang atau di tempat orang banyak. sekarang apakah di dalam mobil tersebut terlihat oleh umum dan terlihat maka pasal 281 satu masuk dan bisa dikenakan namun jika dalam kaca mobil tidak terlihat dan gelap meskipun itu di muka umum dan tindakan asusila tidak terlihat maka tidak bisa dikenakan pasal.


Berduan di Hotel Apakah Bisa di Grebek

Berduan di dalam hotel apakah boleh kita sebagai orang awam menggerebeknya, nah jawabannya begini ya. klo kita berbuat mesuk du muka umum baru kita bisa di pidana dan hal ini di atur dalam pasal 281 ancanmannya paling lama 2 tahun 8 bulan dengan denda 4,5 juta rupiah. dan itu klokamu melakukan kegiatan mesum di muka umum loh ya tapi klo di dalam hotel yang tertutup itu apakah masuk di muka umum maka secara hukum tidak boleh di grebek atau di gedor-gedor.

Kecuali didalam kamar hotel tersebut terjadi tindak pidana dan ada yang melaporkan ke aparat berwenang. misal dalam sebuah hotel ada sepasang kekasih sedang berduan dan salah satu atau keduanya sudah memiliki pasangan, lalu datanglah pasangannya itu melakukan penggerebakan dan di duga ada tindakan pidana perzinahan, baru itu bisa dilakukan penggerebekan oleh pasangannya atau si pelapor dengan membawa saksi. namun jika tidak ada pelanggaran hukum tidak bisa dilakukan penggerebekan.

Sehingga jika ada petugas yang melakukan penggerebakan maka kamu berhak untuk tidak membuka pintu karena tidak ada pelanggaran pidana yang terjadi, jadi segala sesuatu tindakan harus berdasarkan oleh aturan dan hukum yang ada.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel